
Dalam dunia perhiasan, emas hadir dalam berbagai jenis yang tidak hanya berbeda dari segi warna, tetapi juga dalam hal harga anting emas dan karakteristik. Tiga jenis emas yang paling populer adalah emas putih, emas kuning, dan rose gold. Ketiganya memiliki daya tarik masing-masing dan digunakan secara luas dalam pembuatan perhiasan seperti cincin, kalung, gelang, hingga anting.
Namun, banyak orang bertanya-tanya, dari ketiga jenis emas tersebut, harga anting emas mana yang paling mahal dan mana yang paling terjangkau? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami bahan campuran, proses produksi, serta keistimewaan estetika dari masing-masing jenis emas.
1. Emas Putih
Emas putih dikenal dengan tampilannya yang modern, mewah, dan elegan. Warna putih berkilau ini tidak terjadi secara alami, melainkan merupakan hasil dari pencampuran emas murni dengan logam putih lain seperti palladium, perak, atau nikel, lalu dilapisi lagi dengan rhodium agar tampil lebih berkilau dan tahan gores.
Mengapa emas putih tergolong mahal? Berikut alasannya.
- Campuran logam tambahan seperti palladium atau platinum memiliki harga lebih tinggi dibanding logam campuran pada emas kuning atau rose gold.
- Proses pelapisan dengan rhodium, logam langka berwarna putih perak, meningkatkan biaya produksi.
- Emas putih sering digunakan untuk perhiasan eksklusif yang dipadukan dengan berlian, seperti cincin nikah atau kalung pesta.
Namun, perlu diketahui bahwa lapisan rhodium ini bisa memudar seiring waktu, sehingga perlu dilakukan re-coating secara berkala agar kilau emas putih tetap maksimal. Biaya perawatan ini turut menambah nilai eksklusivitas dan alasan mengapa emas putih berada di posisi harga tertinggi dibandingkan jenis lainnya.
2. Emas Kuning
Emas kuning adalah bentuk emas paling klasik dan banyak digunakan sepanjang sejarah. Warna kuningnya berasal dari campuran emas murni dengan tembaga dan sedikit perak. Tidak seperti emas putih atau rose gold, emas kuning lebih mendekati warna alami emas murni, sehingga tidak memerlukan pelapisan tambahan.
Mengapa emas kuning berada di tengah dari segi harga?
- Tidak memerlukan pelapisan rhodium, sehingga proses produksinya relatif lebih sederhana.
- Logam campurannya, seperti tembaga dan perak, lebih terjangkau dibanding palladium.
- Permintaannya tinggi karena dianggap sebagai simbol kemewahan tradisional dan kerap digunakan dalam perhiasan budaya atau warisan keluarga.
Meskipun tidak semahal emas putih, emas kuning memiliki keistimewaan tersendiri, terutama karena cocok untuk segala warna kulit dan memberikan kesan hangat, klasik, serta timeless. Emas kuning juga lebih mudah dirawat karena tidak memudar warnanya seperti emas putih.
3. Rose Gold
Rose gold adalah jenis emas yang memancarkan warna merah muda lembut atau kemerahan. Warna ini dihasilkan dari campuran emas murni dengan tembaga dalam proporsi lebih tinggi. Karena tembaga adalah logam yang relatif murah dan mudah didapatkan, maka tidak mengherankan jika rose gold berada pada posisi paling bawah dari segi harga dibanding dua jenis lainnya.
Mengapa rose gold paling terjangkau?
- Tembaga sebagai logam utama campurannya lebih murah dibanding palladium atau bahkan perak.
- Tidak memerlukan pelapisan tambahan seperti rhodium.
- Warna kemerahan alami dari tembaga membuatnya tahan lama dan tidak mudah luntur.
The Palace saat ini menghadirkan harga anting emas yang terbagi kedalam berbagai koleksi perhiasan emas putih, kuning, dan rose gold dengan desain yang elegan dan mengikuti tren masa kini. Dengan jaminan karatasi yang akurat dan proses produksi berstandar tinggi, setiap perhiasan dari The Palace adalah perpaduan antara kemewahan, dan kepercayaan.